15 Desember 2015

Pemkot Cetak 100 Wirausahawan Baru

  • 02:11:24, 15 Desember 2015 | berita |
  • 429 Views
  • Bagikan Halaman Ini

Melalui salah satu dari 23 Program Perioritas JA, yakni Khilan, Pemerintah Kota Palopo akan mencetak 100 orang Wirausahawan muda di Kota Palopo. Khilan adalah program unggulan dimasa pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo, HM Judas Amir dan Akhmad Syarifuddin Daud saat ini yang bergerak dibidang pemberdayaan masyarakat kecil, khsusnya kerajinan tangan dan Uasaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
100 orang warga Kota Palopo yang mengikuti pelatihan wirausaha di Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna Masyarakat Lokal Indonesia (LPTTG-Malindo) dilepas langsung oleh Wali Kota Palopo yang didampingi Kepala Bappeda, Muchtar Basir beserta Kepala Dinas Koperindag, Karno, di SaokotaE, Senin, 30 September 2013. Pelepasan calon wirausaha ini adalah wujud dari janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo melalui 23 program perioritas JA saat kampanye lalu.
Wali Kota Palopo mengatakan 100 orang peserta pelatihan di malindo ini akan diberikan ilmu melalui praktek dan teori selama 10 hari, yakni 1 hingga 10 Oktober 2013 di Malindo.  Peserta ini nantinya selain diberikan ilmu tentang tatacara mengolah bahan baku, seperti ikan, rumput laut dan bahan baku lainnya menjadi bahan jadi yang siap konsumsi juga akan dibimbing langsung tatacara atau proses pengerjaannya, sehingga para peserta tidak hanya memiliki ilmunya juga terampil dalam prakteknya.
"Mereka yang ikut nantinya akan diberikan ilmu secara teori dan ilmu dengan praktek langsung di lapangan. Jadi 20 persen teori dan 80 persen praktek," ungkap Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, saat menjelaskan terkait program Khilan ini, kepada Kepala Bappeda, Muchtar Basir, pada sebuah kesemptan beberapa waktu lalu. 
Pemerintah Kota Palopo sendiri telah melakukan beberapa kali pertemuan dengan Direktur LPTTG Malindo, Drs Sakaruddin, M.Si termasuk menggelar sosialisasi dan memamerkan beberapa hasil olahan tangan Malindo ke beberapa SKPD dan masyarakat di Auditorium SaokotaE beberapa waktu lalu. 
Mengapa Wali Kota Palopo, HM Judas memilih Malindo, menurutnya LPTTG Malindo mempunyai keunggulan dalam memberikan pelatihan sudah pusat pelatihan kewirausahaan dan life skills, dimana diikuti bukan hanya masyarakat yang ada di Kabupaten/Kota di Sulsel, tetapi termasuk beberapa masyarakt di Pulau Bali, Sumatera dan Kalimanta.
"Puluhan Kabupaten/Kota di Indonesia telah mengirim masing hingga ribuan warganya ke LPTTG Malindo untuk menimba ilmu dan mengikuti pelatihan dan keterampilan life skills oleh Malindo," puji HM Judas atas keberadaan Malindo. 
"Palopo banyak memiliki potensi alam, seperti pertanian, perikanan, kelautan, perkebunan dan peternakan. Kenapa tidak kita manfaatkan hal tersebut, kita kelola sendiri menjadi bahan makanan yang siap dijual," ujar Wali Kota.
Rencananya, usai mengikuti pelatihan di Malindo, Pemerintah Kota Palopo kembali akan memberdayakan mereka dengan kembali memberikan dana stimulan sebagai modal awal. LPTTG Malindo sendiri bergerak di bidang makan ringan kering, ber-merek, ber-HAKI, ber-SNI, dan layak pasar local/eksport dengan lebih 600 jenis keterampilan hasil pertanian / perikanan.(*)

Agenda

Musrenbang Kecamatan